SALAM PAPUA (KENYAM) – Penyakit malaria dan Infeksi Saluran
Pernapasan Atas (ISPA) menjadi dua penyakit tertinggi yang ditangani Puskesmas
Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Tingginya kasus tersebut
dipengaruhi kondisi lingkungan dan cuaca di wilayah setempat.
Kepala Puskesmas Kenyam, Edison Dipak mengatakan, jumlah
pasien yang datang berobat setiap hari bisa mencapai 100 orang, terutama pada
awal pekan.
“Setiap hari pasien sampai 100 orang datang ke sini seperti
hari Senin, sedangkan hari lain di bawahnya,” ujar Edison saat ditemui
Salampapua.com, Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, malaria menjadi penyakit yang paling banyak
dikeluhkan masyarakat karena kondisi Kota Kenyam yang masih memiliki banyak
rawa dan genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Selain malaria, ISPA juga cukup tinggi menyerang masyarakat,
terutama dipengaruhi kondisi cuaca dan lingkungan sekitar.
Untuk menekan penyebaran penyakit, pihak puskesmas terus
memberikan penyuluhan kesehatan kepada warga setiap hari. Masyarakat diimbau
menggunakan kelambu saat tidur serta menjaga kebersihan lingkungan rumah.
“Jika ada selokan air harus selalu dibersihkan sehingga
nyamuk tidak berkembang dan bertelur di sana,” jelasnya.
Edison juga mengakui fasilitas peralatan medis di puskesmas
masih sangat terbatas. Meski demikian, pelayanan kesehatan kepada masyarakat
tetap berjalan dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia.
“Alat-alatnya seadanya kita pakai dan yang terpenting masih
bisa melayani masyarakat yang datang dari jam 8 sampai jam 12 siang,” tuturnya.
Sementara untuk ketersediaan obat-obatan, hingga kini masih
mencukupi sesuai kebutuhan pelayanan pasien. Adapun keterbatasan alat kesehatan
masih terus diupayakan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Puskesmas Kenyam berada di dalam Kota Kenyam dan menjadi
salah satu fasilitas kesehatan utama bagi masyarakat, selain RSUD Elvrida Sara
yang lokasinya berada cukup jauh dari pusat kota dan saat ini juga sudah
melayani rawat inap.
Penulis/Editor: Sianturi

