SALAM PAPUA (TIMIKA) - Program Layanan Kampung Sehat, yang dilaksanakan oleh Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) di seluruh wilayah Pesisir Mimika sangat memuaskan warga. Hal ini diakui masyarakat di wilayah Distrik Mimika Barat Tengah dan Mimika Barat Jauh.

Masyarakat di setiap kampung di dua Distrik ini mengaku bahwa kehadiran tenaga kesehatan Kampung Sehat YPMAK sangat membantu masyarakat, karena bisa menjangkau yang belum tercover oleh pelayanan pemerintah.

"Di Wumuka ini ada Pustu yang selalu melayani masyarakat tapi dengan adanya tenaga kesehatan dari Kampung Sehat ini makin mempercepat dan menjangkau semua layanan," ujar warga Wumuka, Paustina Omapoka saat pertemuan bersama Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) YPMAK.

Hal yang sama juga disampaikan oleh warga di kampung Mioko, Distrik Mimika Tengah Fransina Maniyuta.

Fransina mengatakan bahwa petugas Kampung Sehat selalu ada untuk masyarakat selama 24 jam. Setiap keluhan warga selalu dilayani dengan baik,serta melakukan pemantauan konsumsi obat secara rutin bagi setiap warga yang sakit.

"Memang ada Pustu,tapi kehadiran Kampung Sehat ini makin mempercepat layanan," ujar Fransina.

Staf Monev Kesehatan YPMAK, Frans Wabisear usai melakukan Monev di wilayah Distrik Mimika Barat Tengah dan Mimika Barat Jauh yang dilakukan selama 7 hari mengungkapkan bahwa setiap warga di seluruh kampung sangat senang dengan layanan Kampung Sehat. Warga mengaku kehadiran Kampung Sehat sangat membantu petugas Pustu setempat.

Kehadiran petugas Kampung Sehat juga sama dengan petugas kesehatan dari pemerintah yang menjalankan layanan penuh, baik pemeriksaan darah untuk tes malaria, posyandu, pemberian PMT, serta layanan umum lainnya.

"Di seluruh kampung mengaku sangat puas karena petugas Kampung Sehat melayani dengan baik," pungkas Frans usai Monev ke wilayah pesisir, Senin (4/5/2026).

Meski demikian, sambungnya, dari kurang lebih 17 kampung di wilayah Distrik Mimika Barat Jauh dan Mimika Barat Tengah, terdapat sejumlah warga yang mengharapkan agar agar YPMAK terus menambah jumlah tenaga kesehatan, supaya program Kampung Sehat juga ada di kampung-kampung lain yang belum memiliki Pustu. Demikian pula kampung-kampung yang meski telah ada Pustu, akan tetapi tenaga kesehatan belum menetap dan melayani kapan saja masyarakat butuh.

Usulan ini tentunya akan dibahas kembali bersama Divisi Kesehatan, dengan harapan bisa menjawab yang diinginkan masyarakat.

"Usulan mereka adalah YPMAK tempatkan tenaga Kampung Sehat di kampung-kampung lain yang memang masih membutuhkan tenaga kesehatan. Usulan itu sangat penting dan jadi evaluasi bagi YPMAK, khususnya Divisi Kesehatan," katanya.

Pantauan salampapua.com, Monev program Kesehatan di seluruh kampung dilakukan dengan cara mewawancarai masyarakat terkait layanan kesehatan Kampung Sehat. Selain tentang tingkat kepuasan, masyarakat di setiap kampung juga diminta agar menyampaikan keluhan terkait layanan yang belum sesuai dengan harapan.

"Kami minta supaya masyarakat bicara jujur kalau masih ada pelayanan yang kurang baik karena setiap masukan itu sebagai bahan evaluasi bagi YPMAK," ujar Frans yang didampingi rekan timnya, Staf Monev Kesehatan YPMAK, Rulian Takayuta.

Penulis: Acik

Editor: Jimmy