SALAM PAPUA (TIMIKA) - Warga di seluruh kampung di
wilayah Distrik Mimika Barat Tengah dan Mimika Barat Jauh, mengaku bangga dan
mengapresiasi layanan tenaga kesehatan "Kampung Sehat" yang merupakan
program Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK).
Warga Kampung Umar Ararau, Distrik Mimika Barat Tengah, Depina
Amemuta mengatakan bahwa setiap warga yang positif malaria benar-benar
dipantau, mulai hari pertama hingga obatnya benar-benar diminum tuntas.
"Petugas kesehatan pantau terus mereka akan datang ke
rumah tiap pasien, baik pasien anak-anak hingga orang tua," pungkasnya.
Hal yang sama juga disampaikan warga kampung Wumuka,
Matea Karapea, bahwa bukan Februari lalu, ia mengalami sakit malaria Tersiana.
Selesai diperiksa, obatnya langsung diminum di hadapan petugas kesehatan,
kemudian saat malam hari, petugas kesehatan langsung datangi rumahnya dan
mengawasi minum obat, demikian pun hari selanjutnya.
"Kami masyarakat terkadang tidak tahu lihat jam, makanya
minum obat itu tidak teratur. Puji Tuhan dengan adanya petugas Kampung Sehat, kami
jadi lebih paham bahwa untuk hilangkan malaria itu harus taat waktu minum
obat," katanya.
Hal ini dibenarkan perawat Kampung Sehat YPMAK di kampung
Umar Ararau, Bernardeta Batlyayeri. Bernardete mengungkapkan bahwa pihaknya
sangat bertanggungjawab atas pelayanan kepada masyarakat.
Khusus pasien malaria, akan selalu dipantau. Pasien yang
menetap di kampung, maka obatnya akan ditahan dan rumahnya akan dikunjungi pada
jam-jam minum obat. Sedangkan untuk pasien yang ada di kepala air (hulu) untuk
mendulang emas, akan dikunjungi dan menginterview ketaatan minum obat.
"Kami pergi sampai ke kepala air, dan pastikan
pasiennya taat minum obat atau tidak," katanya.
Penulis: Acik
Editor: Jimmy

