SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pasukan Hijau, unit khusus kebersihan yang beranggotakan pegawai Pemerintah Distrik Mimika Baru (Miru), gencar melakukan penyisiran titik-titik pembuangan sampah ilegal. Aksi ini dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat terkait perilaku warga dan pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.
Kepala Distrik Miru, Merlyn Temorubun mengatakan bahwa operasi pembersihan dilakukan berdasarkan aduan warga.
Salah satu temuan signifikan yang ditindaklanjuti adalah adanya tumpukan sampah medis di area belakang sebuah klinik gigi di Jalan Yos Sudarso. Setelah dikonfirmasi, pihak klinik tersebut mengakui bahwa sampah-sampah tersebut merupakan milik mereka.
"Kami belum bisa mengklaim itu sebagai sampah medis secara resmi karena penetapan jenis limbah berbahaya dan beracun (B3) atau medis adalah ranah instansi lain seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) atau Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Namun sampah yang kami angkut jelas berupa bekas kemasan obat dan peralatan klinik yang menumpuk di lokasi tersebut," jelas Merlyn saat ditemui usai melakukan aksi bersih-bersih di jalan Cenderawasih, tepatnya di depan gedung DPRK Mimika, Kamis (30/7/2026).
Merlyn sangat menyayangkan kelalaian pemilik usaha dalam mengelola limbahnya. Ia menegaskan bahwa setiap fasilitas kesehatan seharusnya memiliki standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan limbah, termasuk kepemilikan alat pemusnah limbah seperti incinerator (mesin pembakar sampah medis).
"Kami sudah menyurat ke Bupati dan Wakil Bupati melalui Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) dengan harapan ada tindak lanjut dari persoalan ini. Kewenangan kami di tingkat distrik sangat terbatas untuk menindak pelanggaran standar limbah medis," ujarnya.
Merlyn memberikan apresiasi positif bagi sebagian masyarakat Distrik Miru yang mulai sadar akan pentingnya menjaga kebersihan.
Berdasarkan survei lapangan, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap Peraturan Daerah (Perda) tentang persampahan perlahan-lahan meningkat.
Dia berharap kesadaran kolektif ini dapat terus tumbuh, sehingga wilayah Mimika Baru menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya.
"Puji Tuhan, secara bertahap sudah banyak masyarakat yang sadar dan taat membuang sampah pada tempatnya. Tapi masih ada sebagian kecil yang belum sadar dan masih membuang sampah sembarangan," pungkasnya.
Penulis: Acik
Editor: Jimmy