Infeksi Cacing Mata: Kenali Penyebab, Gejala Dan Penanganannya Ilustrasi serang pria dengan kondisi mata merah akibat infeksi (Salampapua.com/Alodokter)

Infeksi Cacing Mata: Kenali Penyebab, Gejala Dan Penanganannya

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Infeksi cacing mata merupakan kondisi langka yang terjadi ketika parasit berupa cacing atau larvanya masuk dan berkembang di jaringan mata. Meski jarang terjadi, kondisi ini dapat mengganggu penglihatan dan menyebabkan kerusakan mata jika tidak segera ditangani.

Infeksi tersebut dapat disebabkan beberapa jenis cacing, di antaranya Loa loa, Toxocara, dan Onchocerca volvulus. Penularannya dapat terjadi melalui makanan atau air yang terkontaminasi, kontak dengan tanah atau kotoran hewan, tangan yang kotor, maupun gigitan serangga pembawa larva.

Risiko lebih tinggi pada anak-anak yang sering bermain di luar tanpa alas kaki serta orang yang bekerja di lingkungan pertanian atau peternakan.

Gejala infeksi cacing mata dapat berbeda-beda, tergantung jenis dan tingkat keparahan infeksi. Beberapa tanda yang umum antara lain mata merah, gatal atau perih, berair, kelopak membengkak, sensitif terhadap cahaya, penglihatan kabur, serta rasa seperti ada benda asing di mata.

Pada kasus tertentu, cacing atau bintik putih dapat terlihat pada permukaan mata. Jika tidak ditangani, infeksi dapat menyebabkan peradangan, kerusakan saraf mata hingga gangguan penglihatan permanen.

Jika mengalami gejala yang mengarah pada infeksi cacing mata, pasien perlu diperiksa oleh dokter mata. Diagnosis dapat dilakukan melalui pemeriksaan mata menggunakan lampu slit, tes darah, serta pemeriksaan cairan atau jaringan mata jika diperlukan.

Pengobatan disesuaikan dengan jenis parasit dan kondisi pasien. Dokter dapat memberikan obat antiparasit seperti ivermectin atau albendazole, obat untuk mengurangi peradangan, serta antibiotik jika terdapat infeksi bakteri sekunder.

Apabila cacing terlihat di permukaan mata, dokter dapat mengeluarkannya menggunakan alat khusus dalam prosedur dengan bius lokal.

Risiko infeksi dapat dikurangi dengan membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan makanan dan air, menggunakan pelindung mata saat bekerja di luar ruangan, menjaga kebersihan lingkungan serta memberikan obat cacing secara berkala kepada hewan peliharaan.

Masyarakat juga disarankan tidak mengucek mata dengan tangan kotor. Jika mata merah menetap, nyeri, bengkak, mengeluarkan cairan tidak normal, atau terlihat benda seperti cacing, segera periksakan ke dokter mata. (Sumber: Alodokter)

Editor: Sianturi