SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pemerintah Kampung Wandud, Distrik Jila, Kabupaten Mimika, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahap I kepada masyarakat, yang mencakup periode Januari hingga Juni 2026, di mana setiap keluarga penerima manfaat (KPM) memperoleh total bantuan sebesar Rp 1,8 Juta.
Bantuan tersebut diberikan dengan rincian Rp 300 Ribu per-bulan selama enam bulan.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung dengan dihadiri Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung dan Adat (DPMKA) Kabupaten Mimika, Bakrie Athoriq, Kepala Distrik Jila Enos Lokobal, serta Kepala Kampung Wandud Merianus Nerigi. Turut hadir aparat kampung, pendamping desa, dan para warga penerima manfaat.
Bakrie Athoriq menekankan pentingnya pengelolaan dana desa yang optimal agar seluruh program perencanaan dapat terlaksana dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga memberikan peringatan keras terkait sisa anggaran.
"Saya tidak ingin ada Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA). Dana yang sudah dialokasikan harus dikelola dengan baik dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat sesuai perencanaan," ujar Bakrie.
Bakrie menginstruksikan Pemerintah Kampung untuk segera mempersiapkan Musyawarah Kampung (Muskam) yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 mendatang.
Muskam dinilai sebagai forum krusial untuk menyusun program pembangunan tahun depan serta menyelesaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan secara tepat waktu.
Sementara itu, Kepala Distrik Jila, Enos Lokobal mengapresiasi pelaksanaan penyaluran BLT di Kampung Wandud. Ia mengingatkan agar bantuan diberikan secara adil, transparan, dan tepat sasaran hanya kepada masyarakat yang benar-benar berhak.
"Gunakan dana desa dengan baik, kelola secara benar dan pastikan manfaatnya dirasakan masyarakat. Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui pengelolaan yang transparan dan tepat sasaran," tegas Enos.
Ia juga meminta para kepala kampung untuk memprioritaskan penggunaan dana bagi pembangunan dan kebutuhan warga di wilayahnya sendiri, bukan untuk kepentingan di luar wilayah.
Kepala Kampung Wandud, Merianus Nerigi menyatakan bahwa dana desa merupakan program dari pusat yang bertujuan menyejahterakan seluruh keluarga. Oleh karena itu, pembagian harus dilakukan secara merata.
Penyaluran BLT Dana Desa ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjadi upaya konkret pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan warga di Kampung Wandud, Distrik Jila.
Penulis: Acik
Editor: Jimmy