Bupati Mimika: Pemulangan Nakes Dan Guru Ke Jila Tunggu Jaminan Keamanan Bupati Kabupaten Mimika, Johannes Rettob (Salampapua.com/Evita)

Bupati Mimika: Pemulangan Nakes Dan Guru Ke Jila Tunggu Jaminan Keamanan

SALAM PAPUA (TIMIKA) – Bupati Mimika Johannes Rettob menegaskan, lima tenaga kesehatan (nakes) dan dua guru yang ditarik dari Distrik Jila belum dikembalikan ke lokasi tugas karena masih menunggu jaminan keamanan dari aparat.

Meski demikian, pelayanan kesehatan dan kegiatan belajar mengajar di Jila tetap berjalan dengan dukungan tenaga lokal. Pemerintah Kabupaten Mimika juga memastikan kebutuhan obat-obatan untuk pelayanan kesehatan segera dikirim ke distrik tersebut.

Rettob mengatakan, lima tenaga kesehatan yang sebelumnya ditarik masih mengalami trauma sehingga belum siap kembali bertugas.

“Ada lima nakes yang kita tarik, mereka belum berani naik ke atas karena trauma. Tapi kami punya tanggung jawab, nanti kita lihat mutasi seperti apa. Saat ini belum dikembalikan karena harus ada jaminan penuh dari aparat keamanan,” ujar Rettob, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, kondisi serupa juga berlaku bagi dua guru yang ditarik dari Jila. Namun, guru asal daerah masih bertahan dan tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Sementara itu, pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan dukungan tenaga yang ada, meski terdapat kebutuhan obat-obatan yang harus segera dikirim ke Jila.

Rettob menambahkan, pemulangan nakes dan guru juga bergantung pada kepastian keamanan serta kesiapan transportasi penerbangan menuju Jila.

“Pesawat dan pilot bukan milik kita, jadi mereka harus merasa aman dulu. Jaminan keselamatan itu bukan kami yang atur, tapi aparat keamanan,” jelasnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tetap berupaya menjaga pelayanan dasar bagi masyarakat Jila sembari menunggu situasi keamanan yang memungkinkan tenaga kesehatan dan guru kembali menjalankan tugas secara penuh.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi