SALAM PAPUA (TIMIKA) – Konflik antar dua kelompok warga di
Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, kembali memakan korban jiwa. Seorang pria
ditemukan tewas dengan puluhan anak panah tertancap di sekujur tubuhnya, Minggu
(4/1/2026).
Peristiwa tersebut terjadi saat dua kelompok warga yang
diketahui merupakan kubu Dang dan kubu Newegaleng kembali terlibat bentrokan.
Hingga kini, identitas korban belum diketahui.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, konflik antar dua kubu
tersebut telah berlangsung sejak November 2025, yang dipicu oleh persoalan
perselingkuhan. Bentrokan kembali terjadi karena jumlah korban jiwa sebelumnya
dinilai belum berimbang, yakni lima korban dari satu kubu dan empat dari kubu
lainnya.
Dengan tewasnya satu orang dalam peristiwa terbaru ini,
jumlah korban jiwa dari kedua kubu kini disebut menjadi imbang, masing-masing
lima orang.
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, saat
dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan bahwa foto yang beredar di
masyarakat merupakan korban konflik antar kelompok warga di Kwamki Narama.
“Benar, korban sudah dievakuasi oleh aparat keamanan ke
RSUD. Hingga saat ini belum dapat dipastikan identitas korban maupun berasal
dari kubu mana,” ujar AKBP Billyandha.
Aparat keamanan masih melakukan pengamanan di lokasi guna
mencegah terjadinya bentrokan susulan serta mengumpulkan informasi terkait
peristiwa tersebut.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi


