SALAM PAPUA (TIMIKA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika
menggelar pertemuan dengan perwakilan buruh korban mogok kerja (Moker) PT
Freeport Indonesia, Jumat (20/2/2026), di Ruang Rapat Pusat Pemerintah (Puspem)
Jalan SP3.
Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Mimika Johannes Rettob,
Wakil Bupati Emanuel Kemong, Kepala Disnakertrans Mimika Paulus Yanengga, serta
Kepala Bagian Hukum Setda Mimika M. Jambia Wadan Sao.
Bupati Johannes Rettob menegaskan bahwa pertemuan tersebut
bukan membahas perselisihan hubungan industrial, karena kewenangan penyelesaian
berada di tingkat Pemerintah Provinsi. Menurutnya, forum tersebut digelar
sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya.
“Pertemuan ini bukan terkait hubungan industrial, namun
memang pertemuan tadi hanya antara bapak dan anak. Mereka adalah masyarakat
Mimika sehingga kami mengundang mereka untuk mendengarkan keluhan mereka selama
sembilan tahun bersabar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembahasan lebih difokuskan pada aspek
kemanusiaan, khususnya bagaimana para korban Moker dapat kembali memperoleh
pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Kita tidak bisa juga berbuat apa-apa karena hasilnya belum
ada, baik dari PTFI maupun dari negara. Jadi tadi yang kita bicarakan bagaimana
mereka ini bisa bekerja karena mereka juga punya anak istri yang harus
dihidupi,” ungkapnya.
Pemkab Mimika berharap ada solusi konkret agar para buruh
terdampak dapat kembali bekerja dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi

