SALAM PAPUA (NABIRE) - Sejumlah Honorer Kategori K2 mendatangi kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nabire, jalan Pepera, Selasa siang (10/2/2026).

Dari pantauan wartawan salampapua.com, sejumlah Honorer K2 meminta penjelasan terkait keberadaan proses pengangkatan pegawai honorer K2 di awal tahun 2025 karena dinilai tidak ada informasi yang transparan.

Salah satu Honorer K2, Melianus mengaku pihaknya datang untuk mengecek keberadaan berkas yang awal tahun sudah diserahkan kepada BKPSDM lantaran hingga kini tidak ada respon dari pihak pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Para Honorer K2 juga meminta proses keberadaan dokumen yang mereka serahkan kepada BKPSDM sejak tahun 2025, lantaran mereka menilai tidak ada respon dari pihak instansi terkait," katanya.

Ia menegaskan, pihaknya punya hak untuk menuntut. Pihaknya meminta penjelasan kepada pemerintah daerah Kabupaten Nabire terkait pengangkatan pegawai K2. Ia menegaskan, jangan sampai ada penerimaan pegawai Negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Nabire, pasti pihaknya akan batalkan.

"Mereka memohon kepada BKPSDM dan Bupati harus klarifikasi persoalan ini dan memberikan penjelasan proses keberadaan informasi," tegasnya.

Melianus juga mengaku, di bulan November 2025 lalu pihaknya sudah menyerahkan kelengkapan administrasi pengangkatan honorer K2, dan berkas-berkas tersebut tinggal ditandatangani Bupati dan BKPSDM. Namun hingga saat ini tidak ada informasi yang jelas dari instansi terkait. Itulah sebabnya pihaknya mendatangi Pemda dan BKPSDM untuk meminta penjelasan.

"Jika tidak ada penjelasan terkait proses ini, pihaknya mengancam keras akan membuat adat," tegasnya kembali.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nabire, Yusak Jitmau mengatakan hari ini kepala BPKSDM dan Pemda sedang rapat dinas. Untuk itu, para Pencaker diminta untuk pulang dan kembali besok Rabu pagi pukul 9.00 WIT.

Penulis: Elias Douw

Editor: Jimmy