SALAM PAPUA (TIMIKA) – PT Petrosea Tbk bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Gemilang Indo Training menggelar pelatihan K3, computer dalam bentuk aplikasi MS Word dan MS Excel selama 15 hari bagi lima peserta Orang Asli Papua (OAP).

Usai menyelesaikan pelatihan, para peserta mempresentasikan materi yang telah dipelajari di hadapan manajemen PT Petrosea Timika dan para instruktur, Senin (2/3/2026). Kegiatan penutupan tersebut dihadiri External Manager PT Petrosea, Donni Kabiai, didampingi CSR Officer Joiner Kambuaya, Manager LPK Gemilang Indo Training, Rahmat dan serta para instruktur.

Donni Kabiai pada kesempatan itu memberikan apresiasi atas kelancaran pelatihan dan berharap, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan saat para peserta memasuki dunia kerja.

“Dalam mencari pekerjaan harus tahu keahlian yang dimiliki. Program ini akan terus berkembang, dan kemampuan komputer harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia juga mendorong para peserta untuk aktif dalam organisasi guna menambah pengalaman, misalnya menjadi admin di gereja atau organisasi kampus.

Sementara itu, SHE Officer PT Petrosea, Theina Omabak, menjelaskan bahwa dunia kerja seringkali berbeda dengan latar belakang pendidikan. Ia mencontohkan pengalamannya menangani bagian pajak dan harus menangani ratusan invoice vendor lokal hingga perusahaan besar di Timika, serta menyusun laporan meski dirinya memulai pekerjaan itu dari nol, sebab pekerjaan itu tidak didukung oleh latar belakang ilmu saat sekolah dan kuliah.

“Saya mulai dari nol dengan ratusan invoice dan membuat laporan. Itu membutuhkan proses yang tidak sebentar dan kita harus tekun sehingga lama kelamaan pasti bisa,” katanya.

Dalam sesi materi lainnya, Louisa Vedesina Wenda dan Marlin Wakerkwa turut memberikan pembekalan tentang pembuatan CV dan portofolio, serta pentingnya menjelaskan keterampilan (skill) yang dapat ditawarkan kepada perusahaan di dalam lamaran yang dikirimkan kepada perusahaan-perusahaan yang dituju.

Program pelatihan ini juga dibekali ujian sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai modal melamar kerja, termasuk peluang di Papuan Affairs Department (PAD) PTFI. Kelima peserta itu akan mengikuti BNSP sehingga menjadi salah satu modal dalam memenuhi tuntutan dalam mencari pekerjaan.

Salah satu peserta, Melis Aim, memaparkan materi mulai dari proses pembuatan makalah hingga penggunaan MS Word dan MS Excel dalam dunia kerja.

“Terima kasih PT Petrosea dan LPK Gemilang Indo Training atas ilmu yang sudah kami peroleh selama pelatihan ini. Sejujurnya saya belum pernah belajar MS Excel dan baru bisa tahu sekarang. Terima kasih sudah membiayai kami sampai selesai,” ujar Melis.

Hal senada disampaikan para peserta yang terdiri dari sarjana dan mahasiswa.

Sebanyak lima peserta dinyatakan lulus pada batch pertama. Joiner Kambuaya pada sesi penutupan mengatakan PT Petrosea berencana membuka batch kedua usai Lebaran dan tetap melanjutkan kerja sama pelatihan guna meningkatkan kapasitas tenaga kerja lokal Papua.

Penulis/Editor: Sianturi