SALAM PAPUA (TIMIKA) – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten
Mimika memastikan harga dan stok bahan pokok di wilayah Timika tetap aman
melalui pemantauan langsung ke sejumlah distributor utama. Hasil pengecekan
menunjukkan ketersediaan pangan masih mencukupi dan harga komoditas tidak
melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, Gat Tebay
mengatakan, pemantauan dilakukan di distributor utama seperti Perum Bulog, PT
Usaha Baru, PT Aditama, dan PT Sinar Sulawesi. Langkah ini penting untuk
memastikan distribusi pangan berjalan lancar serta mencegah kelangkaan maupun
lonjakan harga.
“Kita terus melakukan pemantauan untuk memastikan
ketersediaan dan harga tetap stabil. Ini juga bagian dari koordinasi antara
dinas dan distributor terkait kelancaran distribusi, hambatan logistik, serta
proyeksi kebutuhan pangan dalam waktu dekat,” ujar Gat, Sabtu (18/4/2026).
Selain pemantauan distributor, Dinas Ketahanan Pangan juga
merilis harga bahan pokok di Pasar Sentral Timika yang secara umum masih
stabil. Beras premium dijual Rp18.000 per kilogram, sedangkan beras SPHP
Rp13.500 per kilogram.
Untuk komoditas bawang merah turun dari Rp70.000 menjadi
Rp65.000 per kilogram, sementara bawang putih tetap Rp60.000 per kilogram.
Harga cabai merah keriting turun dari Rp80.000 menjadi Rp75.000 per kilogram,
cabai rawit merah dari Rp75.000 menjadi Rp70.000 per kilogram, dan cabai besar
dari Rp75.000 menjadi Rp70.000 per kilogram.
Di sektor protein hewani, daging sapi murni masih stabil di
harga Rp145.000 per kilogram, daging ayam ras Rp45.000 per kilogram, dan telur
ayam ras Rp72.000 per rak.
Komoditas lain seperti gula pasir merek Gulaku dijual
Rp25.000 per kilogram, gula pasir curah Rp20.000 per kilogram, tepung terigu
curah Rp12.000 per kilogram, serta Minyak Kita Rp15.700 per liter.
Sementara itu, tomat dan buncis masing-masing dijual
Rp50.000 per kilogram, kol Rp30.000 per kilogram, terong Rp25.000 per kilogram,
sedangkan bayam, kangkung, dan sawi Rp5.000 per ikat.
“Untuk harga ikan juga tidak mengalami kenaikan. Ikan lema
atau kembung dan ikan tongkol masing-masing Rp45.000 per kilogram, sedangkan
ikan bandeng dan ikan cakalang Rp50.000 per kilogram,” pungkas Gat.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi

