SALAM PAPUA (TIMIKA) – Kabupaten Mimika kembali mencatat langkah positif di sektor ekonomi dan perdagangan dengan berhasil mengekspor kepiting bakau ke Malaysia dan Singapura. Sebanyak 250 ekor kepiting bakau diekspor melalui pihak eksportir PT Hoki Laut Perkasa sebagai pemasok utama dalam kegiatan tersebut.
Ekspor perdana produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
itu ditandai dengan seremoni pelepasan yang berlangsung di Kantor UPBU Mozes
Kilangin Timika, Rabu (13/6/2026).
Pelepasan ekspor dilakukan langsung oleh Bupati Mimika
Johannes Rettob didampingi Wakil Bupati Emanuel Kemong bersama Kepala Kantor
Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Timika
Yudi Amirullah, Plt Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Papua Anton
Panji Mahendra, serta perwakilan Kepala UPBU Mozes Kilangin, Edi Siswanto.
Bupati Mimika Johannes Rettob mengapresiasi seluruh pihak
yang telah mendukung terlaksananya ekspor kepiting bakau tersebut, mulai dari
Bea Cukai, Karantina, UPBU Mozes Kilangin hingga para pelaku usaha.
Menurutnya, ekspor tersebut menjadi tonggak penting bagi
pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang besar bagi pelaku UMKM di
Mimika untuk menembus pasar internasional.
“Ini menjadi tonggak besar bagi pertumbuhan perekonomian
kita di Mimika,” ujar Johannes Rettob.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mimika akan terus
memberikan dukungan kepada UMKM melalui penguatan legalitas produk seperti
BPOM, Dinas Kesehatan, hingga sertifikasi halal agar produk daerah semakin siap
bersaing di pasar global.
“Agar produk maupun hasil SDM dari daerah bisa terus
diekspor, maka tugas dinas teknis adalah meningkatkan peran dan dukungan kepada
pelaku usaha untuk membudidayakan masyarakat dengan merawat kepiting dan
lainnya agar produknya selalu ada,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala KPPBC TMP C Timika, Yudi Amirullah,
mengatakan Bea Cukai tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan ekspor-impor dan
pemungutan bea masuk, tetapi juga berperan mendorong UMKM lokal agar mampu
berkembang hingga pasar internasional.
“Kami sangat berharap kegiatan ekspor Mimika ini dapat terus
didorong agar produk Mimika bisa go internasional dengan komitmen bersama guna
mendorong eksportir baru khususnya dari UMKM untuk mampu bersaing di pasar
global,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan
Tumbuhan Papua Tengah, Anton Panji Mahendra, menyebut keberhasilan ekspor
tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas
produk lokal Mimika hingga mendapat pengakuan internasional.
Perwakilan Kepala UPBU Mozes Kilangin, Edi Siswanto, juga
menyampaikan dukungannya terhadap aktivitas ekspor UMKM dengan menyiapkan
sarana, prasarana, dan dukungan transportasi udara.
“Kami UPBU tentunya akan terus mendukung UMKM Mimika agar
tidak kalah saing dengan daerah lainnya,” pungkasnya.
Keberhasilan ekspor kepiting bakau ini diharapkan menjadi
motivasi bagi pelaku UMKM lainnya di Mimika untuk terus meningkatkan kualitas
produk lokal dan memperluas pasar hingga mancanegara.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi

