SALAM PAPUA (TIMIKA) – Surat pemberitahuan terkait gangguan
kabel laut Sorong–Papua yang beredar di masyarakat dipastikan tidak benar atau
hoaks.
Surat yang beredar tersebut mencantumkan informasi
tertanggal 13 Mei 2026 pukul 02.15 WIT dan menyebut telah terjadi gangguan
fisik berupa putusnya kabel laut Sorong–Papua akibat faktor eksternal.
Dalam isi surat itu juga disebutkan bahwa gangguan terjadi
pada salah satu jalur utama layanan telekomunikasi internasional dan domestik
di wilayah Papua, dengan estimasi perbaikan mencapai empat bulan tergantung
kondisi cuaca, mobilisasi kapal perbaikan, dan ketersediaan material.
Namun, Kepala Kantor Telkom Daerah Timika, Jangkir Simbiak,
menegaskan bahwa surat tersebut adalah hoaks dan tidak berasal dari pihak resmi
Telkom.
“Surat itu hoaks dan tidak benar,” ujar Jangkir saat
dikonfirmasi Salampapua.com, Rabu (13/5/2026).
Ia memastikan kondisi jaringan telekomunikasi di wilayah
Papua, termasuk Papua Tengah, saat ini dalam kondisi aman dan normal.
“Jaringan saat ini aman, wilayah Papua aman,” tegasnya.
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati menerima maupun
menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, terutama yang
berkaitan dengan layanan publik dan telekomunikasi.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi

