SALAM PAPUA (NABIRE) – Sebanyak delapan siswa SD Inpres Epomani di Kampung Ugida, Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, resmi mengikuti Ujian Nasional (UN) tingkat akhir tahun 2026 yang dimulai pada Rabu (13/5/2026).

Pelaksanaan ujian tersebut menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan dasar di wilayah pedalaman Papua Tengah. Meski berada di daerah terpencil dengan keterbatasan fasilitas, pihak sekolah tetap berkomitmen menyelenggarakan ujian demi masa depan para siswa.

Kepala Sekolah SD Inpres Epomani, Agustinus Butu, mengatakan pelaksanaan ujian sempat mengalami penundaan hingga 11 Mei 2026 karena pihak sekolah harus menyelesaikan sejumlah persiapan administrasi maupun perlengkapan ujian.

“Penundaan dilakukan karena kami harus menyelesaikan berbagai persiapan seperti kartu peserta, sosialisasi, dan kebutuhan penunjang lainnya,” ujar Agustinus dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, para siswa telah dipersiapkan semaksimal mungkin agar mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain di tengah perkembangan era globalisasi dan digitalisasi saat ini.

Ia mengakui bahwa keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan masih menjadi tantangan utama bagi sekolah-sekolah di wilayah Distrik Siriwo. Karena itu, pihaknya berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, provinsi, hingga pemerintah pusat untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah pedalaman.

“Kami berharap adanya tambahan fasilitas pendidikan seperti laboratorium komputer, perpustakaan, serta dua ruang kelas baru agar proses belajar mengajar bisa berjalan lebih baik,” katanya.

Selain menyampaikan harapan terkait fasilitas pendidikan, Agustinus juga memberikan motivasi kepada para siswa agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah pertama setelah menyelesaikan ujian.

“Selamat melanjutkan pendidikan ke tingkat berikutnya. Jangan lupa berteman dengan tiga hal penting, yaitu belajar, bekerja, dan berdoa. Karena kalian adalah harapan masa depan bagi daerah Siriwo,” pesannya.

Pelaksanaan Ujian Nasional di SD Inpres Epomani menjadi bukti semangat dunia pendidikan di wilayah pedalaman Papua Tengah yang terus berjuang mencetak generasi muda yang berpendidikan dan berkarakter di tengah berbagai keterbatasan.

 Penulis: Elias

Editor: Sianturi