SALAM PAPUA (KIWIROK) – Delapan bulan menjalankan tugas di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat di 12 kampung.
Kebersamaan yang terbangun selama penugasan tidak hanya berkaitan dengan tugas pengamanan, tetapi juga berkembang menjadi hubungan kekeluargaan antara personel Satgas dan masyarakat.
Kesan tersebut terlihat dalam kegiatan makan bersama yang dirangkaikan dengan acara pisah sambut personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026, Senin (7/9/2026). Dalam suasana sederhana dan penuh keakraban, personel lama, personel baru, dan masyarakat duduk bersama menikmati hidangan sembari berbincang.
Kepala Distrik Kiwirok, Abdeus Tepmul, yang mewakili masyarakat dari 12 kampung, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada personel Satgas yang selama kurang lebih delapan bulan telah menjalankan tugas sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.
“Atas nama masyarakat dari 12 kampung, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak dan seluruh rombongan Satgas Ops Damai Cartenz-2026 yang selama kurang lebih delapan bulan telah bersama-sama dengan kami. Selama berada di sini, Bapak dan seluruh personel telah memberikan perhatian, menjaga serta membangun kebersamaan yang luar biasa dengan masyarakat,” ujar Abdeus.
Menurut Abdeus, waktu delapan bulan telah membuat masyarakat dan personel Satgas saling mengenal lebih dekat. Interaksi dalam kehidupan sehari-hari turut menumbuhkan rasa saling percaya dan hubungan kekeluargaan.
“Bagi kami, kebersamaan selama delapan bulan ini bukan hanya sekadar tugas, tetapi telah menjadi sebuah hubungan kekeluargaan yang akan selalu kami kenang. Kami juga memohon maaf apabila selama kebersamaan terdapat kesalahan, kekurangan, maupun hal-hal yang kurang berkenan, baik dalam perkataan maupun perbuatan,” katanya.
Ia berharap hubungan baik yang telah terbentuk tetap terjaga meskipun terjadi pergantian personel.
“Kepada personel yang akan melanjutkan tugas di tempat lain, kami mengucapkan terima kasih atas segala perhatian, bantuan dan kebersamaan yang telah diberikan. Kepada personel yang baru, kami menyampaikan selamat datang dan berharap dapat terus bersama-sama menjaga keamanan serta kedamaian di Kiwirok,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kiwirok yang telah menerima dan mendukung personel selama menjalankan tugas.
“Selama berada di Kiwirok, kami tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga berusaha membangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan masyarakat. Kami berterima kasih karena masyarakat telah menerima dan mendukung personel kami selama menjalankan tugas di sini,” ujar Faizal.
Menurutnya, kegiatan pisah sambut merupakan bagian dari kesinambungan penugasan sekaligus upaya menjaga komunikasi dan kerja sama yang telah terbangun antara personel Satgas dan masyarakat.
Faizal berpesan kepada masyarakat Kiwirok dan 12 kampung agar terus menjaga persaudaraan, keamanan, dan kedamaian.
“Pesan kami kepada masyarakat Kiwirok dan 12 kampung, tetap jaga persaudaraan, keamanan dan kedamaian. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah hubungan antarmasyarakat. Kami berharap hubungan baik yang sudah terbangun dapat terus dijaga dan dilanjutkan bersama personel yang baru,” tegasnya.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan kebersamaan selama delapan bulan menjadi pengalaman berharga bagi personel yang bertugas di Kiwirok.
“Delapan bulan merupakan waktu yang cukup panjang untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat. Kami sangat menghargai sambutan, dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan masyarakat kepada personel Ops Damai Cartenz-2026. Hubungan seperti ini menjadi modal penting untuk menjaga keamanan secara bersama-sama,” ujarnya.
Momen makan bersama dan pisah sambut tersebut menandai berakhirnya satu rangkaian penugasan bagi sebagian personel sekaligus dimulainya tugas bagi personel yang baru.
Pergantian personel boleh mengubah siapa yang bertugas di lapangan, namun delapan bulan kebersamaan telah meninggalkan cerita tentang komunikasi, saling membantu, dan hubungan kekeluargaan yang diharapkan tetap terjaga.
Hubungan baik antara Satgas dan masyarakat diharapkan terus menjadi modal bersama dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang. (Sumber: Satgas ODC 2026)
Editor: Sianturi