SALAM PAPUA (TIMIKA) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Timika, Senin (21/9/2026), sebagai upaya memperkuat komitmen mewujudkan Zona Integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang inklusif.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, kepala distrik, lurah, pihak puskesmas, tokoh agama, hingga perwakilan perguruan tinggi. Dalam kegiatan itu juga dilakukan penandatanganan kerja sama lintas OPD untuk mendukung percepatan dan keterpaduan pelayanan kepada masyarakat.
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengatakan FKP tidak boleh sekadar menjadi kegiatan formalitas, tetapi harus menjadi ruang untuk menyerap aspirasi, kritik, dan kebutuhan masyarakat sebagai bahan perbaikan pelayanan.
Ia menekankan pelayanan publik harus dilaksanakan secara transparan, cepat, ramah, dan tanpa diskriminasi.
“Zona Integritas menuju WBK dan WBBM bukan sekadar mengejar predikat. Ini harus diwujudkan melalui perubahan budaya kerja, perilaku aparatur, dan peningkatan kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Emanuel juga mendorong jajaran Pemkab Mimika menghadirkan inovasi pelayanan yang adaptif, terutama untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil, baik pegunungan maupun pesisir.
“Saya mengajak semua jajaran Pemkab Mimika menjadikan aduan masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat integritas, standar pelayanan, serta inovasi berkelanjutan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia FKP, Venska S.G, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan komitmen dalam mewujudkan Zona Integritas, mengidentifikasi berbagai permasalahan pelayanan, serta menyusun rekomendasi bersama.
“Tujuannya agar pelayanan publik di Mimika semakin bersih, transparan, akuntabel, dan inklusif,” katanya.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi