SALAM PAPUA (NABIRE) – Talkshow satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah berlangsung di Ballroom kawasan bandara lama Nabire, Jumat (20/2/2026). (Salampapua/Elias Douw)

Dalam forum tersebut, Meki Frits Nawipa menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam memaksimalkan program prioritas pendidikan, meski masa kepemimpinan belum genap satu tahun.

Ia menyebutkan sekitar 2.000 anak telah merasakan manfaat program sekolah berasrama, sementara kurang lebih 26.000 siswa di Papua Tengah telah menerima beasiswa gratis.

“Ini bukan soal siapa yang menjadi gubernur, tetapi bagaimana kita meletakkan fondasi yang kuat untuk anak cucu ke depan,” tegasnya.

Menurut Meki, kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan bagaimana kebijakan yang dibuat mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat. Ia berharap program yang telah dirancang dapat terus dilanjutkan oleh pemimpin berikutnya.

“Program yang telah kita buat, saya berharap agar program ini terus dijalankan. Cukup kita saja yang susah,” ujarnya.

Dalam talkshow yang juga dihadiri Wakil Gubernur Deinas Geley, Meki menekankan bahwa jabatan hanyalah titipan yang suatu saat akan berakhir, sementara hasil pembangunan akan menjadi warisan bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Menurutnya, kualitas pendidikan yang baik akan berdampak pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya dan Deinas akan berakhir. Apa yang kita tanam dan berikan akan menjadi saksi jika kita telah menjadi masyarakat biasa,” tuturnya.

Penulis: Elias Douw

Editor: Sianturi