SALAM PAPUA (TIMIKA)- Gigitan nyamuk dapat menimbulkan bentol, gatal, kemerahan, hingga bintik gelap pada kulit. Reaksi ini terjadi karena air liur nyamuk yang disuntikkan saat mengisap darah memicu peradangan. Pada sebagian orang, terutama anak-anak atau penderita alergi, gigitan nyamuk juga bisa menyebabkan bengkak luas, demam ringan, dan lepuhan.

Untuk mengatasi bekas gigitan nyamuk, kompres dingin dapat digunakan guna mengurangi bengkak dan rasa gatal. Penggunaan losion kalamin atau salep antiradang juga membantu meredakan keluhan. Penting untuk tidak menggaruk area yang tergigit karena dapat menyebabkan luka dan infeksi.

Selain itu, mandi dengan air dingin atau mengoleskan campuran air dan soda kue dapat membantu meredakan iritasi. Jika muncul gejala berat seperti sesak napas, demam tinggi, mual, atau sakit kepala hebat, segera periksakan diri ke dokter.

Agar bekas gigitan tidak menghitam, disarankan menggunakan krim yang mengandung vitamin C, vitamin E, atau niacinamide, serta memakai tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan. Pencegahan gigitan nyamuk dapat dilakukan dengan mengenakan pakaian tertutup dan menjaga kebersihan lingkungan. (Sumber: Alodokter)

Editor: Sianturi