SALAM PAPUA (TIMIKA) – Seorang tenaga honorer bagian Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai berinisial LM (32) menjadi korban penikaman oleh dua orang tidak dikenal (OTK) di kawasan Perumahan Guru SMA Negeri 1 Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 19.30 WIT.
Korban mengalami dua luka tusuk di bagian punggung kanan dan perut kiri. Bahkan, saat tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dekai, senjata tajam berbentuk menyerupai samurai pendek tanpa gagang masih tertancap di punggung kanannya.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan korban telah mendapatkan penanganan medis dan kondisinya kini stabil, tetapi masih dalam pengawasan tim medis.
“Korban mengalami dua luka tusuk, masing-masing pada bagian perut sebelah kiri dan punggung sebelah kanan. Saat dibawa ke rumah sakit, senjata tajam yang diduga digunakan pelaku masih tertancap di punggung kanan korban. Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini kondisinya sudah stabil, tetapi masih dalam pengawasan tim medis,” jelas Yusuf dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2026).
Berdasarkan penyelidikan awal, peristiwa tersebut terjadi ketika korban sedang duduk di bagian belakang kios. Dua orang tidak dikenal kemudian menyerangnya menggunakan senjata tajam dari arah samping kiri dan belakang.
Saat kejadian, kondisi di sekitar lokasi dilaporkan minim pencahayaan akibat pemadaman listrik. Korban sempat berteriak meminta pertolongan dan berusaha melawan, sebelum kedua pelaku melarikan diri
Warga yang mendengar teriakan korban segera mendatangi lokasi dan membawanya ke RSUD Dekai untuk mendapatkan pertolongan medis.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo mendatangi rumah sakit untuk memastikan kondisi korban, kemudian melakukan penanganan awal di tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas melakukan penyisiran, memasang garis polisi, mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa temuan di lokasi, serta melaksanakan olah TKP.
Dalam proses tersebut, petugas menemukan satu gagang senjata tajam dan sepasang sandal di sekitar lokasi kejadian. Kedua barang bukti tersebut telah diamankan untuk mendukung proses penyidikan.
Penyidik juga mendalami keterangan para saksi dan kondisi lokasi untuk menyusun kronologi kejadian, mengidentifikasi pelaku, serta mengungkap motif penyerangan.
Yusuf menyampaikan bahwa pihaknya telah memperoleh informasi awal mengenai ciri-ciri para pelaku. Berdasarkan pola dan karakteristik aksi tersebut, keduanya diduga memiliki keterkaitan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka.
“Berdasarkan pendalaman awal, kami telah memperoleh informasi mengenai ciri-ciri para pelaku yang diduga memiliki keterkaitan dengan KKB Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka. Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan,” ujarnya.
Hingga kini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku serta memastikan keterlibatan pihak-pihak yang diduga terkait dalam kasus penikaman tersebut.
Penulis: Acik
Editor: Sianturi