SALAM PAPUA (JAKARTA) – Direktur Utama Perum LKBN ANTARA,
Benny Siga Butarbutar, berpesan kepada seluruh wartawan di Papua agar menyadari
bahwa masa depan Papua, termasuk wajah jurnalisme dari timur Indonesia, berada
di tangan para jurnalis di daerah tersebut. Hal itu disampaikannya saat ditemui
di Kantor ANTARA, Selasa (10/2/2026).
“Teman-teman wartawan di Papua harus sadar betul bahwa masa
depan jurnalisme juga berawal dari tempat kalian, dari Tanah Papua. Keagungan
Tanah Papua itu harus diceritakan keluar. Bagaimana kultur hidup orang-orang
Papua, apa yang menarik untuk diceritakan, itu bisa menjadi cerita-cerita besar
di tingkat internasional,” tegasnya.
Menurut Benny, tugas wartawan bukan hanya menyampaikan
informasi, tetapi juga memastikan bahwa Tanah Papua dipahami sebagai bagian
penting dari Indonesia sekaligus memiliki posisi strategis di kawasan regional.
“Tugas wartawan adalah menyampaikan dan memastikan bahwa
Tanah Papua adalah tanah yang menjadi bagian penting bagi Indonesia dan kawasan
regional itu sendiri,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan tiga hal penting yang perlu dimiliki
wartawan di Papua.
Pertama, wartawan harus melengkapi diri dengan wawasan
internasional. Kedua, memiliki kemampuan strategic thinking yang kuat agar
mampu melihat persoalan secara lebih luas dan mendalam. Ketiga, menguasai
kompetensi jurnalisme tingkat tinggi, yakni thinking journalism, yang tidak
sekadar melaporkan peristiwa, tetapi juga mampu menawarkan perspektif dan
solusi.
“Boleh banyak orang bercerita tentang Tanah Papua. Namun
sekarang saatnya Tanah Papua menjadi cerita dan bahkan solusi bagi dunia,”
tambahnya.
Benny menegaskan bahwa peran wartawan Papua sangat strategis
dalam membangun narasi yang berimbang, kuat, dan bermartabat tentang daerahnya
sendiri.
Wawancara ini menjadi bagian dari kunjungan yang
difasilitasi PTFI bagi 10 jurnalis Papua untuk mengikuti puncak peringatan HPN
2026 sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan
kapasitas dan profesionalisme insan pers di Tanah Papua.
Penulis/Editor: Sianturi

