SALAM PAPUA (TIMIKA) – Suasana haru dan isak tangis keluarga mengiringi prosesi pemakaman militer Sertu Arifin Cepa, anggota Koramil 1710-04/Tembagapura yang gugur dalam insiden penembakan di Mile 50 Tembagapura, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 15.05 WIT.

Jenazah almarhum dimakamkan di pekarangan rumah duka yang beralamat di Jalan Budi Utomo Ujung, Timika, Kamis (12/2/2026). Prosesi pemakaman berlangsung secara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian almarhum.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P., menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit yang tengah menjalankan tugas negara.

“Kami mengutuk keras aksi teror tersebut. TNI akan terus hadir untuk menjamin keamanan masyarakat dan tidak akan gentar menghadapi segala bentuk ancaman terhadap kedaulatan dan keselamatan warga,” tegasnya.

Ia menambahkan, Kodam XVII/Cenderawasih tetap berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Papua serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dan objek vital nasional.

Dalam insiden tersebut, selain menyebabkan gugurnya Sertu Arifin Cepa, satu prajurit lainnya yakni Serka Hendrikus mengalami luka-luka. Seorang karyawan kontraktor KPI PTFI atas nama Herman Rustaman juga turut menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

“Korban luka saat ini dalam kondisi aman dan telah mendapatkan penanganan medis secara intensif,” ujar Kapendam.

Aparat keamanan masih terus melakukan pengamanan dan pendalaman terkait peristiwa tersebut.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi