SALAM PAPUA (TIMIKA) – FA alias Fernando (22), petugas kebersihan kota pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika, harus dilarikan ke RSUD Mimika setelah menjadi korban penganiayaan menggunakan sebilah parang oleh seorang pria yang diduga dalam kondisi mabuk minuman keras.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 21.00 WIT di Jalan Freeport Lama, tepatnya di depan Kios Anisya Muara Indah, kompleks Gorong-gorong. Saat itu korban tengah duduk bersama seorang temannya sambil bermain telepon genggam.

Menurut keterangan saksi, pelaku datang dalam kondisi sempoyongan dan sempat membentak korban dan temannya. Karena tidak mendapat respons, pelaku sempat pergi meninggalkan lokasi. Namun tak lama kemudian, ia kembali dan langsung memukul korban pada bagian pipi kanan.

Korban yang berusaha melawan membuat pelaku kembali melarikan diri ke rumahnya. Tidak lama berselang, pelaku kembali dengan membawa sebilah parang dan langsung menyerang korban secara brutal.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tebas di bagian pipi kiri, siku tangan kiri, serta jari tangan kiri yang nyaris putus.

“Korban sempat menangkis pakai kayu, tapi pelaku terus menyerang. Korban juga tidak mengenal pelaku. Karena jari tangannya hampir putus, langsung dilarikan ke RSUD,” ujar seorang teman korban.

Kapolsek Mimika Baru, AKP Mattineta, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun hingga saat ini korban belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut karena masih menjalani perawatan medis.

“Betul ada kejadian tadi malam, korban dilarikan ke RSUD. Sampai hari ini keluarga korban belum membuat laporan resmi,” ujar AKP Mattineta melalui pesan WhatsApp.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi