SALAM PAPUA (TIMIKA) – Jenazah pilot dan kopilot pesawat Smart Air PK-SNR yang tewas dalam insiden penembakan di Lapangan Terbang Korowai Batu (Danowage), Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026), akhirnya berhasil dievakuasi dan diterbangkan ke Timika.

Kedua korban diketahui adalah Kapten Ego Erwan dan Kopilot Baskoro Adi Anggoro. Keduanya tewas setelah ditembak saat berada di area landasan pacu.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menyampaikan bahwa jenazah telah tiba di RSUD Mimika untuk menjalani proses identifikasi dan autopsi sebelum diberangkatkan ke Jakarta.

“Jenazah sudah tiba di ruang jenazah RSUD Mimika. Selanjutnya akan dilakukan proses identifikasi dan kemudian diterbangkan ke Jakarta untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Brigjen Faizal saat dikonfirmasi.

Sementara itu, seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 13 orang dipastikan selamat. Mereka merupakan warga lokal yang berhasil menyelamatkan diri saat insiden terjadi dan kini telah kembali ke rumah masing-masing.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menambahkan bahwa peristiwa tersebut juga berdampak pada kondisi psikologis masyarakat sekitar bandara. Berdasarkan data di lapangan, tercatat 39 warga mengungsi ke Distrik Senggo pascakejadian.

“Setelah area bandara dinyatakan aman, kami berharap warga yang mengungsi dapat kembali dan aktivitas pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan normal,” kata Kombes Yusuf.

Penulis: Acik

Editor: Sianturi