SALAM PAPUA (TIMIKA) – BPJS Ketenagakerjaan Mimika terus
memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi atlet, termasuk
cabang olahraga Taekwondo, melalui kegiatan sosialisasi program perlindungan
sosial. Langkah ini dilakukan guna memastikan atlet di Mimika terlindungi dari
berbagai risiko kerja, seperti kecelakaan, cedera, hingga jaminan hari tua.
Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh para atlet taekwondo, pelatih, serta pengurus Dojang Gold Mountain Mimika. Dalam
kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan memaparkan manfaat program jaminan sosial
ketenagakerjaan, khususnya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian
(JKM) yang dinilai sangat relevan dengan risiko yang dihadapi atlet olahraga
bela diri.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Papua Mimika, Rudyanto
Panjaitan, menyampaikan bahwa atlet termasuk dalam kategori pekerja dengan
tingkat risiko yang cukup tinggi.
“Karena itu, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan menjadi
penting agar atlet mendapatkan perlindungan medis serta santunan apabila
terjadi kecelakaan saat latihan maupun bertanding,” ujarnya dalam rilis yang
diterima salampapua.com, Selasa (27/1/2026).
Sementara itu, pihak Dojang Gold Mountain Mimika menyambut
baik pelaksanaan sosialisasi tersebut dan berharap para atlet semakin memahami
pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bagian dari perlindungan
diri.
Dengan adanya perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan, atlet
diharapkan dapat lebih fokus dalam meningkatkan prestasi tanpa dibayangi
kekhawatiran terhadap risiko yang mungkin terjadi.
Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap para
atlet Taekwondo di Mimika semakin sadar akan pentingnya jaminan sosial
ketenagakerjaan serta terdorong untuk menjadi peserta aktif demi perlindungan
dan kesejahteraan jangka panjang.
Penulis: Evita
Editor: Sianturi

