SALAM PAPUA (TIMIKA) – Kasus pembakaran mobil milik seorang
warga bernama Linda di Perumahan BTN Bumi Kamoro Indah, Kelurahan Wonosari
Jaya, Distrik Wania, Timika, Senin (26/1/2026), hingga kini masih dalam
penyelidikan pihak kepolisian. Pelaku yang terekam kamera CCTV milik tetangga
korban diketahui masih bebas.
Saat ditemui salampapua.com, Selasa pagi (27/1/2026), Linda
menuturkan bahwa peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah dirinya pulang dari
tempat usahanya di Jalan Baru Timika. Seperti biasa, mobil Toyota berwarna
cokelat miliknya diparkir di depan rumah.
“Setelah parkir, saya masuk ke rumah dan mencuci pakaian di
dalam rumah, tepat menghadap pintu gerbang. Tiba-tiba ada tetangga yang
berteriak mobil terbakar. Awalnya saya pikir bukan mobil saya, tapi ternyata
mobil saya yang terbakar di roda belakang sebelah kanan. Saya langsung kaget,”
ujar Linda.
Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Dua
pria dari Klinik Said, yang berada sekitar satu rumah dari kediaman korban,
segera berlari dan membantu memadamkan api yang sempat melelehkan penutup ban
belakang kanan mobil.
Linda mengaku tidak sempat melihat wajah pelaku. Menurutnya,
setelah melakukan pembakaran, pelaku langsung melarikan diri. Ia menduga pelaku
berjumlah dua orang, dengan satu orang menunggu di atas sepeda motor.
“Pelaku membakar menggunakan potongan karpet yang disiram
bensin, sehingga api sempat membakar bagian mobil. Untung Tuhan baik, ada warga
yang cepat melihat dan membantu memadamkan api. Kalau terlambat sedikit mungkin
mobil habis terbakar,” tuturnya.
Ia menambahkan, ini bukan kali pertama mobil tersebut
menjadi sasaran perusakan. Pada November 2025 lalu, mobil yang sama juga
dirusak oleh orang tak dikenal meski berada di area parkir rumahnya di Jalan
Baru Timika.
“Kaca depan mobil hancur dan harus diganti dengan biaya
hampir Rp5 juta. Saya tidak tahu apakah pelakunya orang yang sama atau bukan.
Saya juga tidak mau menduga-duga,” jelasnya.
Linda berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap
pelaku. Ia menyebut aparat telah dua kali mendatangi lokasi untuk melakukan
penyelidikan.
“Polisi sudah datang dua kali untuk menyelidiki kasus ini.
Saya berharap pelakunya bisa segera ditangkap,” harapnya.
Penulis/Editor: Sianturi

