ANGGOTA PPD MENDATANGI KPU MIMIKA, SEBUT DIMINTA BUAT LPJ TAPI DANA OPERASIONAL BELUM DIBAYARKAN Suasana saat anggota PPD mendatangi Kantor KPU Mimika (Foto:salampapua.com/Evita)

ANGGOTA PPD MENDATANGI KPU MIMIKA, SEBUT DIMINTA BUAT LPJ TAPI DANA OPERASIONAL BELUM DIBAYARKAN

SALAM PAPUA (TIMIKA) - Dana Operasional (OP) dan Dana Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 belum dibayarkan, puluhan Anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika mendatangi Kantor KPU Mimika, Senin malam (5/6/2023).

Ketua PPD Mimika Barat Jauh, Edi Rahayaan mengatakan bahwa 18 Distrik sudah melaksanakan tahapan Pemilu tetapi selama tahapan yang sudah berjalan 6 bulan tersebut, Dana tahapan dan Dana OP tidak diberikan secara terbuka.

Kalau honor jelas dibayarkan tetapi dana OP ini tidak pernah transparan. Waktu itu kami sudah bicara dengan Bendahara bersama Sekretaris KPU Mimika, mereka katakan jika dana di rekening KPU Mimika nol, inikan tidak mungkin, ujarnya.

Edi juga menjelaskan selama ini dirinya bekerja menggunakan dana pribadi, sehingga pada saat pleno DPSHP Tahap Akhir yang seharusnya dilakukan di setiap Distrik tapi dilakukan di Kota dan memakai lapangan terbuka.

Jelas kita jadikan satu rapat pleno di kota, kita tidak punya anggaran untuk melakukan di setiap Distrik, dan batas akhir pleno di tanggal 5 Mei, ungkapnya.

Untuk Dana OP yang diterima per Distrik sebesar Rp 4,4 juta, sedangkan Honor untuk ketua PPD Rp 2,5 juta dan anggorta PPD Rp 2,2 juta.

Yang membuat PPD tidak terima dan mengelar aksi demo damai di KPU, menurut dia, karena bendahara KPU mendesak semua PPD membuat Laporan Pertangungjawaban (LPJ) hingga Juni, sedangkan menurut PPD anggaran belum diterima sehingga ini menjadi pertanyaan mereka.

Mereka paksa PPD untuk buat LPJ OP sampai Juni, katanya itu sudah aturan dari Provinsi, sedangkan kami belum terima apa-apa dan mereka (KPU) katakan jika tidak maka anggaran kami semua ditahan dengan alasan aturan, tuturnya.

Sedangkan Anggota PPD Distrik Wania, Kosmas mengungkapkan bahwa kedatangan mereka ke KPU bukan untuk mengurangi kredibilitas KPU, tetapi murni untuk menyukseskan tahapan Pemilu.

Di sini kami bukan ingin mencari siapa yang salah, tetapi kami hanya ingin agar semua tahapan ini bisa berjalan dengan sukses, karena ini kan sudah tanggung jawab kita sebagai panitia yang sudah di percayakan, ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris KPU Mimika, Ronny Toisuta, usai menggelar rapat di internal KPU, ia langsung menemui para PPD yang sedang menggelar aksi protes di depan kantor KPU, sembari menjelaskan jika pihak KPU berjanji akan membayar semua tunggakan dengan batas waktu di bulan Agustus.

Pokoknya semua tunggakan akan kami bayar semua, tapi berikan waktu hingga Agustus, tapi ingat, jangan sampai lupa LPJnya, ujarnya.

Wartawan: Evita

Editor: Jimmy