Disdukcapil Mimika Jemput Bola Pelayanan Adminduk Di 2 Panti Dan SLB Pelayanan Adminduk Disdukcapil Mimika di Rumah Yatim Dhuafa Baiturrosul Timika (salampapua.com/Istimewa)

Disdukcapil Mimika Jemput Bola Pelayanan Adminduk Di 2 Panti Dan SLB

SALAM PAPUA (TIMIKA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mimika kembali melakukan jemput bola pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) kepada masyarakat yang kali ini perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) digelar di dua Panti dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Mimika.

Kepala Disdukcapil Mimika, Slamet Sutejo mengatakan, dalam minggu ini pihaknya telah melakukan pelayanan Adminduk kepada Panti Asuhan Laskar Pelangi dan Rumah Yatim Dhuafa Baiturrosul Timika.

Sudah berjalan pelayanan di 2 Panti yang ada di Timika. Bukan hanya Panti, namun SLB juga kita layani, sehingga dapat membantu penghuni panti mengurus segala keperluannya, ujarnya kepada salampapua.com, Jumat (6/10/2023).

Menurutnya, hal ini merupakan komitmen yang tinggi dalam semangat Disdukcapil untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Mimika khususnya yang berkebutuhan khusus dan penduduk rentan Adminduk.

Dengan memiliki dokumen Adminduk yang lengkap, valid dan akurat diharapkan hak-hak masyarakat dalam pelayanan publik dapat terpenuhi dengan baik pada sektor lainya seperti kesehatan, pendidikan serta bantuan sosial lainya, ungkapnya.

Sementara itu kata Slamet, pengasuh Rumah Yatim Dhuafa Baiturrosul Timika, Emi Hendri memberi apresiasi atas kehadiran tim Disdukcapil Mimika dengan pelayanan langsung dan anak-anak memiliki dokumen Adminduk yang lengkap sehingga mereka dapat terdaftar dan bersekolah dengan baik serta mudah dalam pelayanan kesehatan.

Dari ketiga lokasi pelayanan tersebut, Disdukcapil menyerahkan dokumen Adminduk sebanyak 5 dokumen perekaman KTP, 30 dokumen e-KTP, Kartu Keluarga (KK) 16 dokumen, Akte Kelahiran 6 dokumen dan Kartu Identitas Anak (KIA) 55 dokumen, dan juga menyerahkan bantuan tali asih untuk mendukung peningkatan gizi bagi anak-anak yang tinggal di Panti Asuhan.

Wartawan: Evita

Editor: Jimmy