SALAM PAPUA (TIMIKA) - PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Pemerintah Kabuaten Mimika melakukan penandatanganan Perjanjiian Kerjasama (PKS) terkait pendampingan operasional fasilitas pengolahan air bersih, yang diselenggarakan di Rimba Papua Hotel (RPH), Jumat (15/12/2023).
Manager Community Health Development PTFI, Daniel Perwira mengatakan, sesuai komitmen PTFI untuk mendukung penyediaan air bersih bagi Pemkab Mimika, sehingga usai serah terima pembangunan fasilitas air bersih, PTFI juga berkomitmen untuk mendukung pendampingan dalam mengoperasikan fasilitas tersebut.
Jadi sesuai PKS, kita akan mendampingi Pemkab selama 1 tahun dalam hal teknis, perawatan dan pengoperasian pompa dari Kuala Kencana, ujarnya.
Ia menjelaskan, pendampingan yang akan dilakukan yaitu pendampingan operasional teknis, pemeliharaan, pengamanan, pembiayaan bagi kebutuhan listrik dari fasilitas air bersih tersebut.
Jadi yang kita lakukan itu pendampingan dari tim ahli pengetahuan PTFI kepada tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), sehingga pengoperasikan fasilitas air bersih tersebut bisa dijalankan oleh Pemkab secara mandiri, jelasnya.
Diharapkan dengan adanya pendampingan ini dapat memberikan manfaat bagi Pemkab dan juga masyarakat Kabupaten Mimika, karena kebutuhan air bersih itu merupakan hal yang paling mendasar.
Dengan cepatnya pendampingan ini berjalan maka secepatnya masyarakat menikmati air yang bersih, karena air yang akan dialirkan kualitasnya sama dengan air di Kuala Kencana yang di konsumsi, ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Robert Mayaut melalui Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR, Suyani mengatakan, setelah penyerahan fasilitas ini Pemkab meminta pendampingan kepada PTFI selama 1 tahun, dan selama pendampingan Pemkab berupaya untuk perbaikan pipa-pipa yang telah rusak.
Kita juga minta bantuan pembiayaan listrik 1 tahun, sehingga kita bisa menyiapkan anggarannya di tahun berikutnya dan seterusnya, karena masih menggunakan diesel, kami juga akan melakukan pengubahan mesin diesel ke listrik PLN, jadi pembiayaannya lebih murah, ujarnya.
Dia menjelaskan, PUPR juga telah mempersiapkan pemasangan pipa untuk bagian sebelah kanan jalan, karena sejauh ini pipa yang terpasang hanya di sebelah kiri jalan dari fasilitas air bersih di Kuala Kencana.
Dari pembangunan pipa 2013 itu kan pipa hanya ada di sisi sebelah kiri, nah kita akan anggarkan untuk penambahan pipa sisi sebelah kanan jalan, sehingga semua masyarakat dapat menikmati air bersih, ungkapnya.
Penulis: Evita
Editor: Jimmy