SALAM PAPUA (TIMIKA) - Kesejahteraan guru di wilayah pedalaman Mimika patut diperjuangkan menjadi salah satu keluhan yang tersampaikan saat Anggota DPRD Mimika H Iwan Anwar menggelar Reses III tahun 2023 di daerah pemilihannya di Dapil II Mimika, tepatnya di Kelurahan Koperapoka, Distrik Mimika Baru, Selasa (12/12/2023).
Salah satu Guru honorer yang hadir pada Reses tersebut, Paulus mengatakan bahwa di wilayah tempat dirinya bertugas sangat jauh dan harus menggunakan perahu. Dalam hal ini, dia mengaku kesejehateraan guru honorer di wilayah Pesisir Mimika juga masih jauh dari kata sejahtera.
Kami berharap bapak dewan bisa memperjuangkan ini. Dorong ke Dinas Pendidikan (Disdik) agar insentif kami bisa dinaikkan, ujarnya.
Di samping itu, warga RT 12, Jein dalam aspirasinya meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dapat memperhatikan jalan lingkungan di tempat tinggalnya, karena jika musim hujan sering terjadi banjir dan banyak genangan air di setiap ruas jalan, yang membuat warga sulit melintas.
Warga RT 12 lainnya, Ahmad juga meminta agar dewan dapat mendorong penertiban minum keras (Miras). Pasalnya menurut dia, Mimika menjadi rawan kejahatan karena penyebab utamanya adalah pelaku yang dalam pengaruh Miras.
Sedangkan warga RT 13, Karolina menyampaikan keluhannya terkait tiang listrik milik PLN yang dipasang tidak beraturan, yang menganggu akses keluar-masuknya kendaraan.
Anggota DPRD Mimika, Iwan Anwar mengatakan, pertemuannya ini murni untuk bertatap muka dan bertemu sapa dengan warga Kelurahan Koperapoka untuk mendengar aspirasi warga.
Iwan mengungkapkan, selama dirinya menjabat sebagai Anggota DPRD Mimika, banyak hal yang sudah ia lakukan, yaitu mendorong pembangunan rumah ibadah, jembatan, jalan dan masih banyak lagi infrastruktur yang sudah terealisasi.
Jadi saya harap dalam kegiatan reses ini, apa saja wajib Bapak/Ibu tanyakan, dan kita bersama-sama mencari jalan keluarnya. Mudah-mudahan apa yang disampaikan dalam reses ini bisa di Follow Up di APBD 2024, ujarnya.
Menanggapi aspirasi-aspirasi warga, Politisi Partai Golkar ini menjelaskan terkait kesejahteraan Guru, dewan selalu terkendala dengan komunikasi antara DPRD dan Disdik, namun hal tersebut tetap dapat diperjuangkan, dan Iwan sangat mensupport yang sudah dilakukan oleh para guru honorer.
Bagaimanapun mereka akan melakukan hak-hak mereka dengan baik. Memang sangat kita sayangkan padahal APBD yang dikelola Disdik (Mimika) sangat besar, untuk itu kami akan dorong ini agar ini menjadi catatan penting untuk kami perjuangan, tuturnya.
Mengenai pembuatan drainase, Iwan berharap adanya komitmen bersama warga Kelurahan Koperapoka sehingga nantinya jika direalisasi, tidak ada warga yang sengaja menghambat dengan alasan lahan dan meminta ganti rugi.
Penulis: Evita
Editor: Jimmy