Libatkan SLB, CPP Mimika Bersama HAM PTFI Rayakan Hari Disabilitas Dan Hari HAM Anak-anak SLB saat tampil pada kegiatan perayaan hari Disabilitas dan hari HAM Sedunia, yang dilaksanakan di Hotel Horison Diana, Selasa (10/12/2024) (Salampapua.com/Evita)

Libatkan SLB, CPP Mimika Bersama HAM PTFI Rayakan Hari Disabilitas Dan Hari HAM

SALAM PAPUA (TIMIKA) - Melibatkan Sekolah Luar Biasa (LSB) Negeri Mimika, Cendekiawan Perempuan Papua (CPP) bersama Hak Azasi Manusia (HAM) PTFI, merayakan Hari Disabilitas dan Hari HAM Sedunia. Perayaan ini mendatangkan pemateri dari Komisioner Nasional, Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan dan dihadiri oleh perwakilan perusahaan di Timika, yang dilaksanakan di Hotel Horison Diana, Selasa (10/12/2024).

Perwakilan Kantor Kepatuhan Departemen Community Relation HAM PTFI, Bertha Juliana Ibo mengatakan, kegiatan hari ini merupakan perayaan haru HAM yang jatuh pada tanggal 10 Desember. Di mana dalam kegiatan ini PTFI bekerjasama dengan CPP serta SLB Negeri Mimika. Dalam kegiatan ini kata Bertha, mengangkat tema tentang Pemberdayaan Berkelanjutan dan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas.

Kenapa kami Kantor HAM PTFI tertarik untuk bekerjasama melakukan kegiatan ini, karena ini merupakan bagian dari rekomendasi action plan human impact assessment, yang kami lakukan pada tahun 2022-2023. Di mana program ini dikhususkan kepada kelompok rentan, ujarnya.

Foto bersama penutupan Hari Disabilitas dan Hari HAM Sedunia di Horison Diana, Selasa (10/12/2024) (Salampapua.com/Evita) Foto bersama penutupan Hari Disabilitas dan Hari HAM Sedunia di Horison Diana, Selasa (10/12/2024) (Salampapua.com/Evita)

Menurutnya, di Mimika masih perlu adanya perhatian khusus bagi kelompok rentan dari semua instansi terkait, baik pemerintah, pihak PTFI bahkan masyarakat luas Sehingga dengan adanya kegiatan ini, dapat menjadi contoh untuk semua pihak, bahwa adanya mereka penyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus yang membutuhkan perhatian lebih.

Jadi pesannya untuk kami PT Freeport maupun juga kepada pemerintah daerah dan juga kepada masyarakat umum, intinya para penyandang disabilitas atau saudara-saudara kita, anak-anak kita yang berkebutuhan khusus ini menginginkan adanya perhatian kepada mereka, jelasnya.

Ia menjelaskan, kebutuhan khusus yang dibutuhkan dalam bentuk sarana prasarana, ruang publik yang ramah akan penyandang disabilitas. Kemudian kesempatan memperoleh pendidikan yang layak, pekerjaan yang layak sesuai dengan tingkat kemampuannya.

Kami berharap semua pihak bisa melihat adanya keberadaan mereka, tidak dengan sebelah mata keberadaan mereka. Tetapi kita apresiasi dalam bentuk pemanfaat bakat yang mereka miliki, ungkap Bertha.

Sementara itu, Ketua CPP Kabupaten Mimika, Ancelina Samber mengungkapkan, dengan adanya kegiatan ini bisa menjadi tugas bahkan PR bagi semua pihak, agar lebih memperhatikan anak-anak SLB.

Apa yang kita dapatkan hari ini jangan kita tinggalkan begitu saja, tetapi kita mulai menjadi perantara untuk menindaklanjuti apa yang dibutuhkan anak-anak SLB ini, ucapnya.

Ia juga meminta kepada semua pihak, agar apa yang didapatkan dalam kegiatan ini bisa menjadi edukasi, atau mendapatkan semangat baru untuk selanjutnya dapat ditingkatkan.

Sedangkan Ketua Tim Kerja Hari Disabilitas dan Hari HAM Kolaborasi antara CPP Mimika bersama HAM PTFI, Dr Nurnissa Alhamid menjelaskan, kegiatan hari ini dilakukan untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional dan juga sekaligus hari hak asasi manusia sedunia tahun 2024.

Kegiatan ini dilakukan atas dukungan dan kerjasama oleh CPP, bersama dengan Departemen HAM dari PT Freeport Indonesia dan juga SLB Negeri Kabupaten Mimika.

Acara hari ini mengangkat tema pemberdayaan berkelanjutan dan kesetaraan hak untuk penyandang disabilitas. Karena kami percaya, dari CPP bahwa inklusivitas atau inklusi bukan hanya soal membuka akses, tetapi juga memastikan setiap individu untuk diterima dihargai dan diberdayakan, pungkas Dr Nurnissa.

Penulis: Evita

Editor: Sianturi