SALAM PAPUA (TIMIKA) - Kepala BPKAD Kabupaten Mimika, Marthen Malisa menyebutkan bahwa hingga saat ini masih banyak mantan pejabat lingkup Pemkab Mimika yang enggan mengembalikan aset daerah berupa mobil yang dipakai saat menjabat.

Tahun 2024 telah ada kurang lebih sebanyak 15 unit mobil dinas yang berhasil ditarik, sebab ketika telah pensiun, setiap mantan pejabat tidak lagi berhak menggunakan aset pemerintah termasuk mobil dinas.

"Target kita semuanya ditarik, tetapi kendalanya ketika mendatangi para mantan pejabat itu terlalu banyak alasan," ucapnya.

Saat ini pihaknya masih tetap menggunakan sistem pendekatan persuasif kepada masing-masing mantan pejabat, namun ke depannya akan dilakukan penarikan secara paksa. Setiap mantan pejabat juga diberi peluang apabila kendaraannya telah memenuhi syarat untuk dilakukan pelelangan umum maka dipersilakan untuk dilelang.

"Untuk penarikan mobil dinas itu sudah ada timnya dan melibatkan banyak stakeholder termasuk Kejari. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa dilakukan pelelangan," katanya.

Selain aset berupa mobil, menurutnya, untuk aset berupa rumah dinas tipe golongan 3 telah ada sebagian yang dijual kepada pejabat terkait dengan cara dicicil sesuai target berdasarkan nilai jual.

"Saya tidak tahu berapa unit rumah dinas tipe golongan 3 yang ada, tapi yang jelas ada yang sudah dicicil, bahkan dilunasi untuk menjadi milik pribadi," tutup Marthen.

Penulis: Acik

Editor: Jimmy